Anak Pemilik Usaha Diduga Mafia Timbun BBM Dirumah Ancam Wartawan, Bagaimana ini Bapak Kapolda Riau ???

INHIL: liputandetail.com - Berita panas di tengah masyarakat Mandah, Kab. Inhil dan dimedia sosial yang akhir-akhir ini menyorot nama Kapolsek Mandah yang mengabaikan laporan masyarakat terhadap kekhawatiran dan keresahan akan terjadinya kebakaran terhadap kegiatan pengusaha atas nama H. MASBAH diduga mafia BBM bersubsidi menimbun dirumah pribadi.

Berawal dari laporan masyarakat kepada wartawan media liputandetail berinisial R bahwa di desa Bakau Aceh, Kecamatan Mandah, Kab. inhil ada seseorang atas nama H. MASBAH beraktifitas diduga mafia ilegal Penyimpanan/menimbun BBB subsidi yang mudah terbakar dirumahnya yang meresahkan karena dikhawatirkan akan terjadi kebakaran.

Beranjak dari laporan dan informasi itu wartawan media liputandetail inisial R menelusuri dan berusaha mengkonfirmasi kepada pengusaha atas nama H. MASBAH dan menjawab "benar ada aktifitas, tapi tidak banyak". Sedangkan laporan masyarakat mengatakan sangat banyak hingga angka 15 sampai 30 jeregen kapasitas 30 liter/jeregen/hari.

Kemudian, berdasarkan pengakuan dari masyarakat yang dihimpun oleh wartawan R, aktivitas H. MASBAH ini telah di laporkan kepada pihak Polsek Mandah dan respon "kami masih sibuk dalam kegiatan Karhutlah". Kata IPTU. INDRA JAYA, SH

Dari hasil perkembangan tersebut wartawan R mengkonfirmasikan langsung kepada Kapolsek mandah atas nama IPTU. INDRA JAYA, SH melalui pesan via wa namun hingga berita dipublikasikan tidak sama sekali ada respon.

Namun beberapa waktu setelah pemberitan terbit tepatnya pada jumat tanggal 18 September 2026 pada malam hari sekira pukul 08:30 Wib, Ada Telp masuk menghubungi Kabiro media liputandetail inisial R yang pada mulanya orang misterius tersebut tidak memperkenalkan dirinya, namun selang beberapa waktu seseorang misterius yang menelpon wartawan R mengaku dirinya Adi Anak dari H. Masbah Alias H. Atan pemilik usaha yang diduga Ilegal penimbunan BBM serta memberikan Peryataan keras berupa pengancaman karena tidak  terima Orang tuanya atas nama H. MASBAH di sudutkan dalam pemberitaan yang dirilis oleh awak media.

Kemudian Adi mengeluarkan ancaman kepada wartawan R, " jika kami bisa membuktikan siapa yang mengambil fhoto dokumentasi terhadap rumah kami yang di duga menyimpan BBB Subsidi, Jika kedapatan orangnya, Jangan salahkan kami". Tegasnya kepada wartawan R.

Lalu wartawan R menjawab "silakan saja cari, walapun itu dapat, itu bukan urusan saya". Tegas wartawan R kepada  Adi anak dari H. MASBAH pemilik usaha BBM yang diduga ilegal.

Pimpinan Redaksi media liputandetail Martinus Zebua, SH menyayangkan sekali tindakan bentuk ancaman tersebut kepada wartawannya inisial R. (Tutur saat wartawan R minta petunjuk melalui telpon wa tanggal 22 September 2026)

Martinus Zebua, SH "tidak mungkin Adi anak dari Pemilik Usaha BBM yang diduga Mafia BBM punya keberanian mengancam kalau tidak ada deking dari oknum APH, dan boleh dong kita menduga serta berfikir negatif kepada pihak Polsek Mandah yang tidak merespon laporan masyarakat. Jika terjadi sesuatu apapun kepada wartawan R, maka dalam hal ini kita minta pertanggung jawaban adalah Bapak Kapolda Riau karena membiarkan mafia berakar di bumi lancang kuning yang kita cintai ini dan membiarkan menjabat Kapolsek Mandah atas nama IPTU. INDRA JAYA, SH yang diduga tidak profesional dan menolong warga saat membuat laporan, jadi gunanya ada di Polsek Mandah apa ??? Tegasnya....(Kabiro: Rendra)